Halaman

Halaman

Sabtu, 10 Agustus 2019


LENSA SITUBONDO, JUM’AT 09 AGUSTUS 2019
Rangkuman Kegiatan Pemerintah Kabupaten Situbondo / Hasil Kerjasama Bagian Humas Pemkab Situbondo dengan 106.5 GARASI FM //


- Terlepas dari  status tertinggal / Bupati Berjanji Akan Tingkatkan PAD
- Dinkop dan Usaha Mikro Gelar Jalan Sehat Peringati Hari ke 72 Koperasi dan ke 201 HARJAKASI
- Wabup Yoyok Mulyadi Targetkan, Jalan Tol Probowangi  Rampung  Tahun 2021
- Wabup Buka Rakor Situbondo Menuju Kota Sehat 

- Dinas Peternakan Situbondo Kembali Gelar Kontes Hewan Ternak 
- Ratusan Ekor Ternak Ramaikan Kontes Ternak 2019 di Situbondo 
-
Sapi Seberat 1,247 Ton, Menjadi  Juara Kontes Ternak di Situbondo 
- Jelang Hari Idul Adha, Petugas Disnak Keswan Situbondo Sidak Pasar


Terlepas dari  status tertinggal / Bupati Berjanji Akan Tingkatkan PAD

Berdasarkan keputusan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI / Nomor 79 Tahun 2019 / tertanggal  31 Juli 2019 / Kabupaten Situbondo terlepas dari status daerah tertinggal //

Menanggapi putusan tersebut / Bupati Situbondo Dadang Wigiarto / akan fokus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) //  untuk meningkatkan PAD / pihaknya akan meningkatkan sumber-sumber pendapatan // pasal / ketika sudah lepas dari status daerah tertinggal / Kabupaten  Situbondo harus  mandiri // Oleh karena itu / dirinya bersama Wabup / saat ini tengah berbenah untuk meningkatkan  sektor PAD //

Menurutnya / salah satu peningkatan PAD  dari  objek Wisata Bahari Pasir Putih /  yang merupakan perusahaan daerah itu akan memanfaatkan digi - talisasi / karena selama ini tiket masuk ke wisata pantai tersebut menggunakan manual // sesuai rencana / mulai tahun 2020 mendatang /  pihaknya akan menggunakan pembayaran tiket masuk nontunai (e-Tiket) / dengan  menggunakan kartu Brizzi yang bekerja sama dengan bank //

Menurut Bupati Dadang / untuk mengantisi - pasi kebocoran transaksi perhotelan dan restoran di Pasir Putih // pada tahun ini / Pemkab Situbondo telah menganggar - kan pengada - an alat teknologi untuk memantau transaksi tamu hotel dan restoran // alat tersebut / nantinya akan dipasang di setiap manajemen di hotel dan restoran yang nantinya akan terkoneksi dan dapat dipantau oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo // sesuai kemampuan anggaran / pengada - an alat untuk memantau transaksi hotel dan restoran / tahun ini baru ada 87 unit alat //

Kawan / Daerah
dinyatakan tertinggal lantaran daerah yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan daerah lain dalam skala nasional // Kabupaten Situbondo / sebelumnya masuk daerah tertinggal di sektor sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur /  kemampuan keuangan daerah dan karakteristik daerah //

Kabupaten Situbondo merupakan salah satu dari empat kabupaten lainnya di Jawa Timur, yang telah dinyatakan telah lepas dari status daerah tertinggal //  


Dinkop dan Usaha Mikro Gelar Jalan Sehat Peringati Hari ke 72 Koperasi dan ke 201 HARJAKASI

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro meng – gelar Jalan Sehat dalam rangka memperingati jadi Koperasi ke-72 dan Hari Jadi Kabupaten Situbondo ke-201 / dengan start dan finish di Alun-alun Kota Situbondo //
Selain para pelajar di Kabupaten Situbondo / mulai tingkat SD /SMP / SMA dan SMK / namun jalan santai tersebut / juga di  - ikuti seluruh elemen masyarakat dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Situbondo / dengan menempuh jarak sekitar dua kilometer lebih //

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sugiyono mengatakan / koperasi adalah wadah per - ekonomian yang merupakan amanat konstitusi // pihaknya / sengaja  melibatkan masyarakat umum /serta  para pelajar mulai SD,SMP, SMA dan sederajat, sehingga melalui jalan sehat pihaknya  melakukan sosialisasi tentang koperasi //

Sugiyono menyebutkan, saat ini tercatat sebanyak  712 koperasi yang berada di bawah naungan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Namun yang aktif hanya sekitar 300 koperasi. Bahkan, 300 koperasi ini sudah memiliki Nomor Induk Koperasi, artinya, koperasi tersebut sudah bisa menyejahterakan anggotanya.
Lebih jauh Sugiyono menambahkan, koperasi di Situbondo yang sudah memiliki NIK diantaranya, Koperasi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo , KPRI Raung, KPRI Pamong, Primer Koperasi Kepolisian Resort Situbondo (Primkopol), dan Primer Koperasi Angkatan Darat (Primkopad) //  

Wabup Yoyok Mulyadi Targetkan, Jalan Tol Probowangi  Rampung  Tahun 2021

Kawan-Pembangunan Trase Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi (Probowangi) memasuki tahapan inventarisasi lahan yang akan dibebaskan pada pembangunan Tol Probowangi.
Bahkan, Wabup Situbondo Yoyok Mulyadi menargetkan, pembangunan jalan tol Probowangi rampung pada tahun 2021 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Wabup Yoyok Mulyadi, usai meminpin rapat kosultasi publik bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan jalan tol Probowangi Sesi II Agus Dwinarno, kepala DPUPR Kabupaten Gatot Siswoyo, dan 14 camat di Kabupaten Situbondo, yang dilaksanakan  di ruang rapat DPUPR Kabupaten Situbondo. 
Menurutnya, karena pembangunan jalan tol Probowangi  sudah   memasuki tahapan konsultasi publik. Insya Allah konsultasi publik akan kita lakukan pada 26 Agustus 2019, dan  pihaknya  menargetkan pembangunan jalan tol rampung pada tahun 2021 mendatang.

 Yoyok Mulyadi mengatakan,  sesuai dengan kesepakatan  sebanyak 14 Camat di Kabupaten Situbondo  yang hadir, mereka  sepakat akan melakukan konsultasi publik pada 26 Agustus 2019. Dalam konsultasi publik ini, akan diumumkan nama-nama warga pemilik lahan serta luasan lahannya yang dilewati jalan Tol Probowangi, karena tol Probowangi ini akan  melewati 46 desa yang tersebar pada 14 kecamatan di Kabupaten Situbondo. Setelah konsultasi publik, pembangunan tol akan memasuki tahapan penentuan lokasi (penlok). Begitu penlok selesai, maka pembebasan lahan mulai dilakukan.

 Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Tol Probowangi Sesi II, Agus Dwinarno mengatakan, sesuai dengan UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, pembebasan lahan akan dilakukan secara terbuka dan fair.

Seperti diberitakan  sebelumnya, sebanyak  46 desa yang tersebar di 14 kecamatan, dipastikan terkena pembebasan lahan Tol Probowangi. Total luasan lahan yang akan dibebaskan mencapai 1071  hektar atau 10 juta meter persegi, sebagian besar berada di wilayah Perhutani
//

Wabup Buka Rakor Situbondo Menuju Kota Sehat 

Wakil Bupati Situbondo Yoyok Mulyadi / membuka Rapat Ko - ordinasi Persiapan Verifikasi Lapangan Tingkat Nasional 2019 "Situbondo  Menuju Swasti Saba Wistara"  di aula lantai II  Kantor Pemkab Situbondo/ kamis 08 agustus kemarin //

Wabup Yoyok Mulya dalam kesempatan tersebut mengatakan / Situbondo menjadi Kota Sehat dengan tingkatan paripurna merupakan amanat dan cita-cita Bupati Situbondo  yang harus diamankan,  diperjuangkan,  dan diwujudkan bersama sama // dengan menjadi Kota Sehat / semua elemen masyarakat, mulai   camat,  lurah,  pemda dan masyarakat  luas / hidupnya semakin sehat dan bersih // Satu diantara banyak syarat yang harus dipenuhi Pemkab Situbondo  untuk menuju tingkat Swasti Saba Wistara / terkait jumlah desa yang telah  Open Defecation Free (ODF)  atau bebas dari buang air besar (BAB)  sembarangan sebanyak 50 persen //
 
Wabup menuturkan / Kabupaten Situbondo telah lolos seleksi dokumen Swasti Saba Wistara / dan menyisakan penilaian lapangan //  Oleh karena itu / pihaknya berpesan kepada para camat,  lurah,  anggota Forum Kota Sehat (FKS) dan kepala OPD / saling berko - ordinasi dengan baik untuk bisa mencapai target tersebut //

Sementara itu / Kepala BAPPEDA Situbondo   Hariyadi Tejo Laksono, mengungkapkan / pihaknya juga meng – gelar rapat mempersiapkan koordinasi antara Camat,  Lurah,  dan Forum Kota Sehat (FKS) // Menurut Rencana / penilaian lapangan akan dilaksanakan bulan depan //  Yakni pada tanggal 2,3, dan 4 September 2019 mendatang //


Dinas Peternakan Situbondo Kembali Gelar Kontes Hewan Ternak 

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Pemkab Situbondo / kembali menggelar kontes ternak di alun-alun Besuki // Kontes berlangsung mulai tanggal 5 hingga 7 Agustus mendatang / dengan melombakan 12 katergori hewan ternak sapi // yakni / kategori pedet betina Peranakan Ongole (PO) / calon induk PO / induk PO / serta pejantan PO //  Selain itu / ada juga kategori pedet betina hasil Inseminasi Buatan (IB)/ calon induk hasil IB / induk hasil IB / calon kreman hasil IB / kreman hasil IB / serta ternak sapi jumbo atau kategori ekstrem //

Menurut plt Kepala Disnak Keswan Situbondo / dr hewan Hasanuddin Riwansyah / kontes hewan ternak ini merupakan bentuk pembinaan agar bisa merangsang peternak // Selain itu / kontes ternak juga untuk menaikan harga jual hewan ternak menjelang hari raya idul adha //

Hasanuddin mengaku / pihaknya sudah melakukan berbagai tahapan kontes ternak / melalui seleksi yang dilakukan mantri hewan di setiap Kecamatan // nantinya / Hewan ternak yang dibawa ke kontes merupakan hewan ternak pilihan // selain kontes ternak sapi / disnak juga menggelar kontes ternak domba / diantaranya terdiri dari pejantan DEG  atau Domba Ekor Gemuk serta induk Deg //

Ratusan Ekor Ternak Ramaikan Kontes Ternak 2019 di Situbondo 
Kawan-Menjelang hari raya Idul Adha 1440 H, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan)  Kabupaten Situbondo, menyelenggarakan kontes ternak tahun  2019.
Kontes ternak yang digelar  selama dua hari  di Alun-alun Kota Besuki, Situbondo itu,  diikuti sebanyak 300 ekor hewan ternak yang terdiri dari sapi dan domba. Ratusan ekor hewan ternak tersebut merupakan perwakilan dari 17 kecamatan di Kabupaten Situbondo.

Plt Kepala Dsnak Keswan Kabupaten Situbondo, Udin Riwansia mengatakan / khusus untuk ternak sapi besar dibagi 10 katagori lomba diantaranya ekstreem, Kereman, calon kereman, indukan, calon indukan, pedet, peranakan ongole (PO) //

Sedangkan  khusus  untuk domba hanya ada dua kategori yang dilombakan // meski tidak ada anggaran untuk ternak kambing / pihaknya   tetap menyediakan kelas exibisi // Sehingga katagori kambing atau domba tetap empat kategori //



Sapi Seberat 1,247 Ton, Menjadi  Juara Kontes Ternak di Situbondo 

Sapi jenis simental seberat 1,247 ton milik peternak bernama Aji Zakia, asal Desa/Kecamatan Asembagus, Situbondo, menjadi juara pertama dalam  kontes ternak sapi yang dilaksanakan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Situbondo tahun 2019, untuk kategori kelas kereman  ekstrem //

Selain itu,  sapi dengan bobot 1,267 ton milik peternak bernama Mus Romdoni asal Desa/Kecamatan Panji, Situbondo menjadi juara II, sedangkan posisi ketiga direbut sapi seberat 1,254 milik peternak Kusnan, asal Kabupaten Bojonegoro / dalam kontes ternak yang dilaksanakan selama tiga hari  di Alun-alun Kota Besuki, Situbondo //


Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengatakan / kontes ternak sapi dan kambing merupakan bentuk apresiasi dan motivasi kepada peternak sapi domba di Kabupaten Situbondo / yang bertujuan men- dongkrak harga jual sapi jelang Hari Raya Idul Adha 2019 // selain itu / kontes ternak juga sebagai ajang pameran sapi-sapi peternak yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Situbondo / sekaligus pesta tahunan bagi peternak sapi / mendorong modernisasi dan mengikuti perkembangan / termasuk pemanfa - atan teknologi digital //


Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Situbondo, Muhammad Hasanuddin mengatakan jumlah peserta kontes ternak sapi dan kambing sebanyak sekitar 270 ekor // selain diikuti seluruh peternak dari setiap masing-masind  kecamatan di Kabupaten Situbondo / pihaknya juga mengundang peternak dari kabupaten tetangga, seperti Lumajang, Bondowoso hingga Bojonegoro //

 Udin menjelaskan, untuk penilaian kuantitatif ternak yang dilombakan meliputi pengukuran dan penimbangan bobot ternak // para juri / juga akan melakukan penilaian kualitatif // di antaranya /  keserasian postur ternak baik dari depan samping hingga bagian bodi belakang juga menjadi penilaian // Sedangkan lomba fashion ternak sapi ini juga dinilai dari busana yang dikenakan sapi-sapi peternak, dan saat berjalan mengelilingi lapangan //

Jelang Hari Idul Adha, Petugas Disnak Keswan Situbondo Sidak Pasar

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah / petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten  Situbondo /  melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah  pasar tradisonal di Kota Situbondo / Kamis 8 agustus 2019 //

Sidak yang bertujuan  untuk memastikan
/ daging yang dijual sudah memenuhi standar aman / sehat / utuh dan halal (asuh) itu / petugas menemukan sejumlah  lapak pedagang daging yang diketahui kotor / dan bungkus daging yang menggunakan plastik berwarna gelap / seperti  biru, merah dan hitam //

Kepala Bidang Kesehatan  Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Situbondo Sulistiyani mengatakan / seharusnya  plastik yang digunakan membungkus daging itu  berwarna  bening / karena mempengaruhi kualitas daging // pasal /  plastik berwarna / menggunakan pewarna serta dari bahan daur ulang //

kegiatan  Sidak ini  tidak hanya dilakukan saat menjelang Hari Besar Islam maupun lainnya
// namun dilakukan secara berkala / untuk mengingat - kan para pedagang agar selalu menjaga kualitas daging dan kebersihan lapaknya/ sebagai salah satu  bentuk pelayanan terhadap konsumen //

Sulis
menambahkan / tidak ada masalah terkait stok daging sapi // pasal / Situbondo merupakan salah satu daerah lumbung ternak terbesar di Jawa Timur dengan jumlah populasi sapi mencapai 181ribu ekor lebih //
 

0 komentar:

Posting Komentar