Halaman

Halaman

Jumat, 17 Mei 2019

LENSA SITUBONDO, JUM’AT 17 MEI 2019

Rangkuman Kegiatan Pemerintah Kabupaten Situbondo Selama Sepekan / Hasil Kerjasama Bagian Humas Pemkab Situbondo dengan 106.5 GARASI FM // Laporan Reporter Fathul Bari //

- Pemkab Situbondo Gelar Pengajian dan Pembacaan Sholawat Nariyah / di Bulan Ramadhan //
-
Pemkab Situbondo Kembali Menerima Predikat  WTP
-
Pemkab Situbondo Terus Memperbarui Data Kemiskinan 
- Petugas Gabungan Sidak Mamin  
- Kominfo Situbondo Melakukan Tandatangan MoU 100 Smart City 2019


Pemkab Situbondo Gelar Pengajian dan Pembacaan Sholawat Nariyah / di Bulan Ramadhan //
Untuk meningkat - kan keimanan dan ketakwaan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Situbondo,  Pemkab Situbondo menggelar pengajian  dan pembacaan showalat nariyah (Sonar) //
pengajian dan pembacaan sholawat nariyah  yang dilaksanakan di lantai dua Kantor Pemkab Situbondo / juga diikuti   seluruh  pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Situbondo //    
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Situbondo Syaifullah mengatakan,  selama bulan suci Ramadlan 1440 hijriah, Pemkab Situbondo menggelar kegiatan keagamaan, yang pertama adalah shalat dhuhur berjamaah, kedua  setiap Jumat Pemkab Situbondo menggelar  pengajian dan pembacaan sholawat nariyah.
Namun, dalam dua kegiatan keagamaan tersebut, para ASN dan pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Situbondo, diwajibkan  untuk mengikuti dua kegiatan  keagamaan tersebut, karena kegiatan tersebut merupakan intsruksi dari Bupati dan Wabup Situbondo.
Pemkab Situbondo sengaja mendatangkan para kyai dan habaib / untuk memberikan siraman rohani atau ceramah agama. / ntuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para ASN dilingkungan Pemkab Situbondo // juga / untuk memberikan pemahaman tentang agama kepada para ASN / agar para ASN Situbondo melaksanakan ibadah puasa sesuai dengan tuntunan sunnah Rasul // selain itu / pihaknya juga tidak segan memberi sanksi pada ASN yang tidak mengikuti shalat dhuhur berjamaah dan pengajian //

Pemkab Situbondo Kembali Menerima Predikat  WTP
Pemkab Situbondo kembali memperoleh predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Penyerahan predikat opini WTP atas LHP tahun 2018 itu dserahkan oleh perwakilan BPK RI itu, diserahkan langsung kepada  Wabup Situbondo Yoyok Mulyadi, yang didampingi ketua DPRD Kabupaten Situbondo Bashori Shonhaji.
Usai menerima penghargaan predikat opini WTP atas LHP Tahun 2018,  Wabup Yoyok Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Situbondo.
Menurutnya, raihan opini WTP  tahun  ketiga ini  tak lepas dari komitmen serta pakta integritas yang dilakukan antara seluruh OPD dengan Bupati  Situbondo serta antara kepala OPD dengan jajaran yang ada di bawahnya, karena segala bentuk pengelolaan administrasi keuangan benar-benar dilakukan secara transparan, amanah dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Wabup Yoyok menegaskan,  Dengan raihan ini, pihaknya  berharap seluruh jajaran Pemkab Situbondo makin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Jajaran Pemkab Situbondo, katanya, harus bangga dengan raihan ini karena tak mudah mewujudkan Opini WTP //

Pemkab Situbondo Terus Memperbarui Data Kemiskinan 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Situbondo,  Haryadi Tejo Laksono membantah verifikasi dan validasi Data Tunggal Daerah Analisis Kependudukan Partisipatif (DTD-AKP) dilakukan secara asal-asalan.


Haryadi mengemukakan, data awal yang digunakan untuk menjaring data AKP adalah Basis Data Terpadu (BDT) dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial RI. Dari data BDT ternyata banyak masyarakat miskin yang belum tercatat miskin, bahkan masyarakat yang mampu tercatat miskin.
Haryadi menjelaskan, karena  banyaknya warga miskin yang tidak tercover BDT, sehingga Pemkab Situbondo punya inisiatif untuk membenahi BDT melalui Data Tunggal Daerah Analisis Kependudukan Partisipatif (DTD-AKP) dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Hariyadi mengatakan, diakui memang ada beberapa kesalahan data yang diterimanya dari tingkat bawah. Warga miskin tercatat kaya, pun sebaliknya. Namun hal tersebut bisa diperbaiki melalui partisipasi aktif masyarakat dengan melapor ke RT/RW atau ke Kelurahan/Desa. 

Hariyadi menjelaskan, rentetan proses penyaringan data AKP. Bappeda menerima data dari Kelurahan/Desa. Sebelumnya, pihak Kelurahan/Desa telah melakukan uji publik dan asistensi terkait data yang telah dihimpun dari bawah. Setelah itu data disahkan melalui musyawarah desa yang kemudian disetor ke Bappeda,

Sehingga data yang diperoleh dari tingkat kelurahan/ desa, selanjutnya   Bappeda hanya  tinggal menginput data ke aplikasi DTD-AKP. Kalau ada data salah, bisa diperbaiki. Tentunya berdasarkan laporan masyarakat, inilah yang disebut pendataan partisipatif.

Lebih jauh Hariyadi menjelakan, jika DTD-AKP ini menjadi basis data BDT yang akan dikirim Dinas Sosial setempat melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) ke Kemensos RI. Sehingga dengan yang diperbaiki,  pemerintah pusat memberikan bantuan sosial tepat sasaran, seperti PKH, KIS, KIP dan BPNT, berbasis data BDT.

Sedangkan   data AKP sendiri itu akan digunakan untuk memberikan bantuan sosial yang bersumber dari APBD. Bantuan dimaksud diantaranya, BPJS Daerah, pemberian subsidi pemasangan PDAM dan Listrik, pemberian SPM dan Beasiswa. 

Petugas Gabungan Sidak Mamin   

Untuk memastikan makanan dan minuman (Mamin) layak untuk di konsumsi, petugas gabungan antara Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin),  Polres Situbndo dan Lembaga Konsumen Indonesia (LKI) Situbondo, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah swalayan di Kota Situbondo.
Dalam sidak ke sejumlah swalayan di Kota Situbondo, petugas gabungan yang dipimpin langsung Kasie Pengawasan dan Kemeterologian Disdagin Pemkab Situbondo Hevin Switerson, petugas menemukan adanya kaleng susu yang pesok dan berkarat, serta menemukan bungkus plastik yang bocor.
Selain itu, untuk memastikan takaran pompa setiap Pompa Bahan Bakar Minyak (BBM), petugas gabungan Disdagin dan Polres Situbondo, juga melakukan Sidak ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Situbondo, serta melakukan Sidak  ke salah satu SPBE di Kota Situbondo.
Kasi Pengawasan Kemeterologian Kantor Disdagin Pemkab Situbondo Hevin Switerson mengatakan, sidak ke sejumlah SPBU dan SPBE  di Kota Situbondo ini, bertujuan untuk mengantisipasi kecurangan,  karena menjelang lebaran 1440 Hijriah,  hampir dipastikan  kebutuhan BBM dan LPG akan  terjadi peningkatan.
Sehingga untu memastikan tidak ada  kecurangkan, pihanya  melakukan Sidak ke sejumlah SPBU di Kota Situbondo, dan  Alhamdulillah dalam Sidak tersebut,  pihaknya tidak menemukan adanya kecurangan takaran di sejumlah SPBU dan SPBE di Kota Situbondo.

Menurutnya, khusus untuk sidak ke sejumlah toko dan swalayan di Kota Situbondo, itu dilakukan dengan tujuan, untuk memastikan jika Mamin yang dijual disejumlah toko dan swalayan di Kota Situbondo layak konsumsi.

Namun, jika para pemilik toko dan swalayan diketahui masih memajang Mamin, yang diketahui sudah kadaluarsa dan kemasannya rusak, pihaknya  tidak segan-segan untuk menegur para pemilik toko dan swalayan tersebut.

Pria yang akrab dipanggil Hevin menambahkan, karena dalam Sidak ke sejumlah swalan di Kota Situbondo, pihaknya menemukan adanya kaleng yang diketahui penyok dan berkarat, serta bungkus plastik tepung yang rusak. Sehingga  pihaknya  meminta kepada para pemilik swalayan tersebut,  agar tidak memajang kembali Mamin yang kalengnya  rusak tersebut.


Kominfo Situbondo Melakukan Tandatangan MoU 100 Smart City 2019
Kabupaten Situbondo menghadiri Grand Opening Menuju Gerakan 100 Smart city Se Indonesia / yang digelar oleh Kementrian KOMINFO Hotel Jakarta / Rabu 5 mei 2019 // dari 25 Kabupaten/Kota / Kabupaten Situbondo terpilih dalam Smart City / yang ditandai dengan pe nanda - tanganan nota kesepahaman dengan Kementrian KOMINFO tentang smart city //

Sekretaris Daerah (Drs. H. Syaifullah, MM) / hadir dalam acara tersebut / bersama Ketua DPRD (Drs. H. A. Basori Sonhaji, M.Si.) / juga Kepala Dinas KOMINFO dan Persadian Kabupaten Situbondo (Dadang Aries Bintoro, S.Sos., M.Si.)  //  Sekretaris Daerah mengatakan / berdasar hasil seleksi Assestment gerakan menuju 100 smart city 2019 yang diselenggarakan Kementrian Komunikasi dan Informatika (KEMKOMINFO) RI / melalui direktorat jendral aplikasi informasi /menetapkan Kabupaten Situbondo sebagai salah satu dari 25 kabupaten/kota terpilih yang akan mendapatkan panduan untuk mengikuti kegiatan pendampingan penyusunan masterplan smart city dari Kementrian KOMINFO RI serta pendampingan berupa fasilitas aplikasi yang berbasis cloud dalam rangka pelaksanaan implementasi 100 smart city di Indonesia //
 Sekretaris Daerah Drs. H. Syaifullah, MM menambahkan / kegiatan ini merupakan program lintas sektor Kementrian // yakni / Kementrian kominfo / Dalam Negeri /  PUPR / Bapenas / dan Kantor Staf Kepresidenan yang bertujuan untuk membimbing Kabupaten/Kota menyusun masterplan smart city / dalam me maksimal - kan pemanfa - atan teknologi meningkat - kan pelayanan kepada masyarakat. // melalui konsep Intellegence Room (IR) milik pemkab situbondo / ia berharap bisa menjadi jawaban beragam permasalahan yang ada terkait pelayanan terhadap masyarakat // selain itu / semoga tercipta visi pembangunan yang akan menciptakan Kabupaten Situbondo berdaya saing dan berbasis teknologi / didukung sinergi smart economy, smart people, smart government, smart mobility, dan smart living //

0 komentar:

Posting Komentar